Sabtu, 17 September 2016

Foto di Puncak Bogor Meuni Mahal :-(

Kemarin sore setelah menyelesaikan pekerjaan (aslinya sih nagih ke toko hee) di daerah Cisarua Puncak, saya bersama seorang anggota tim saya tiba-tiba berkeinginan untuk naik sedikit lagi ke atas untuk berselfie ria, karena suasana sore itu sangat mendukung.
Sore yang cerah tetapi tetap sejuk karena hawa pegunungan disekitarnya membuat jam 5 masih seperti jam 5 sore di tempat lainnya. Beranjaklah kita ke tempat orang mau naik gantole atau paralayang.

Letaknya kalau dari arah Bogor/Jakarta sekitar 500 m dari Masjid Agung At-Taawun, atau melewati sekitar 4x tikungan lagi. Posisinya masih sejajar dengan At-Taawun, atau bisa dibilang dibelakang masjid agung tersebut. Sejatinya tempat paralayang ini adalah tempat atau titik dataran tertinggi di kawasan puncak.

Kawasan tersebut dibuka dari jam 8.00 - 17.00. Tetapi jam itu hanya berlaku untuk kendaraan roda 4 saja. Sedangkan untuk pejalan kaki dan motor tetap boleh masuk selepas jam tersebut, walaupun sebenarnya kalau sudah gelap tidak ada yang bia kita lihat dari atas sana kecuali lampu kelapkelip jalan raya dibawahnya.

Tiket masuk Rp. 15,000/orang. Motor Rp. 2,000. Mobil Rp. 5,000. Kendaraan bisa dibawa sampai atas lagi mendekati tempat tertingginya. Tetapi yang menyebalkan nanti ketika pulangnya, ternyata kita masih ditagih lagi biaya parkir diatas sana. Motor Rp. 5,000. Mobil Rp. 10,000

Uedan

Kalau kita datang kesana untuk melakukan terbang gantole, biayanya lain lagi. Dan saat itu saya tidak berminat menanyakannya lagi.

Sebel aja. Untuk foto-foto sebentar dari atas perlu keluar kocek 35rb. Kalau pun agak lama tetap aja sebel. Sebenarnya uang tersebut dipakai untuk apa? Bersih juga ngga tempatnya. Kebayang ungnya hanya untuk jatah preman aja.
Mending juga kalau uangnya dipakai untuk membuat fasilitas apa kek disekitar situ. Tapi kayanya engga deh,

Orang Indonesia tuh begitu yaa... dimana ada kesempatan selalu memanfaatkan orang lain. Padahal pemandangan harusnya gratis lah. Kalau mau dikenain charge yaa dimahalin aja yang mau naik paralayang. Orang yang cuma mau foto-foto atau duduk sebentar di titik tertinggi kok bayarnya semahal itu? Sama hal nya dengan orang yang mematok pantai milik Tuhan menjadi pemandangan untuk cottage nya sendiri yaa...

Semoga yang berwenang disana memikirkan hal tersebut. Semoga dinas pariwisata bisa memahami hal-hal seperti ini. Kalau semua mahal bagaimana rakyat ngga kurng piknik? heee

Foto dari Masjid At-Taawun



Titik tertinggi di puncak Bogor

Latar belakang wisatawan yang mau terbang

Turunan/tempa lepas landas para penerbang gantole 




Tampak Masjid At-Taawun dibawah sana

Tausiah Jumat 16 September 2016

Pembicara : Al-Mukarom Ust. Aseph Aonuddien
Tema : Keuntungan Mendatangi Majlis Ta'lim

Barangsiapa yang masuk ke rumah Allah akan mendapatkan ketenangan dan ketentraman. 2 Hal ini sangat maha nilainya. Kenapa? Karena dua hal tersebut tidak ada yang menjualnya di toko, supermarket, mall ataupun dimana-mana.
Misalnya obat tidur untuk mendatangkan ngantuk memang ada dijual di apotik, tetapi obat tenang dan tentram tidak ada.
Jika kita pulang dari masjid tidak merasakan tenang dan tentram, artinya kita tidak mendapatkan apa-apa dari perjamuan tersebut. Tenang dan tentram akan ada jika kita dekat dengan Allah.

Apabila kita masuk masjid, maka sebaiknya kita melaksanakan 2 rokaat shalat tahyatul masjid. Dengan begitu kita menjadi tamu Allah yang sangat mulia. Jika sudah begitu, kita akan di muliakan oleh Nya dunia dan akhirat.


Manfaat mendatangi Majlis Ta'lim antara lain:

1. Silaturrahim.
Silaturahim akan memperpanjang umur dan mendatangkan banyak rejeki. Umur panjang artinya didalam umur yang kita miliki senantiasa barokah dan bermanfaat. Banyak rejeki artinya rejeki dalam hal materi dan non materi seperti harta, kesehatan, kemuliaan dan lain-lain.

2. Tholabul Ilmi (mencari ilmu)
Setia manusia diwajibkan mencari ilmu dari kecil, baik laki-laki dan perempuan. Mencari ilmu adalah kewajiban. Oleh sebab itu pergi ke majlis ta'lim artinya kita sedang menjalankan kewajiban ibadah. Jika seseorang meninggal dunia di dalam perjalanan mencari ilmu, maka otomatis dia mati syahid.

3. Mengajak/Mengingatkan (dakwah)
Baik mengajak kepada yang sudah tahu (mengingatkan) , atau mengajak kepada orang yang belum tahu. Mengajak artinya mengajak kepada kebaikan, untuk lebih dekat kepada Allah.
Kebanyakan manusia diajak kebaikan saja belum tentu mau, apalagi kalau tidak diajak/diaingatkan terus menerus.
Misal: ada ustad yang mengajarkan sholat dhuha, kita mendengarkan, tetapi belum tentu kita selalu melaksanakan sholat tsb. Artinya ilmunya memang tidak lupa, tetapi melaksanakannya yang lupa.

4. Banyak Berzikir.
Barangsiapa berzikir 10x di pagi hari dan 10x di sore hari maka dia akan dilindungi di alam masyar dari kecamuk alam.


Berikutnya tentang manfaat silaturrahim.

Ada 6 S keuntungan silaturahim, yaitu:

1. Saling mengenal (Li taawuf)
Jika kita sudah saling mengenal satu sama lain, kita akan lebih peka. Tidak akan membicarakan kekayaan didepan si miskin. Kita harus bisa meraba perasaan lawan bicara.

2. Saling hormat
Misal beda jilbab, jangan dihina, karena kita juga tidak mau dihina jilbabnya. Jangan mencela karena selera orang berbeda-beda, jangan bandingkan orang lain dengan diri kita. Misal beda cat rumah, jangan dibahas, karena rumah-rumah dia, cat juga dia yang beli, biarkan saja.
Misal ada yang meninggal beda agama, kita harus tetap melayat/mengunjungi, sedangkan yang tidak boleh adalah mengikuti ibadah si keluarga mayat tersebut. Lakum dinukum waliyadin.
Nabi Ibrahim AS juga bapaknya non muslim, tidak bisa mendoakan bapaknya, tetapi tetap menghormati beliau.

3. Saling tolong menolong
Tolong menolonglah didalam kebaikan dan takwa dan jangan tolong menolong didalam kejahatan.
Allah akan menolong orang yang senang menolong manusia lainnya. Sehingga saat kita menolong orang, janganlah berharap orang tersebut akan membalas kebaikan kita, tetapi sebaiknya kita berharap bahwa suatu saat Allah lah yang mebalas pertolongan tersebut.
Disebut tidak beriman seseorang yang tidurnya sangat nyenyak sementara ada tetangganya yang kelaparan.

4. Saling mengajak kepada kebaikan
Seperti didalam surat Al-Ashr. Sebab iman dan amal soleh saja belum cukup jika kita belum mengajak kepada kebaikan dan kesabaran.
Kalau yang lain berbuat salah, maka kita bisa menegurnya. Bukan digosipin, ngomongin di belakangnya saja. Sampai kapanpun mereka tidak akan berubah karena tidak menyadari kesalahannya.

5. Saling memaafkan
Jangan hanya dari wajahnya, tangannya, senyumnya saja, tapi dari hatinya. Manusia tidak ada yang sempurna, meski sulit belajarlah memafkan. Maka semua akan terasa indah.

6. Saling mendoakan
Indah sekali Islam, termasuk ketika mengucapkan salam, itu artinya kita sedang mendoakan. Maka jangan disertai amalan yang bertolak belakang, ongkoh mendoakan tapi benci. Iri dengki penyakit yang tak terlihat, tapi berbahaya karena bisa membakar semua pahala amalan kita. Nauzubillah.




Rabu, 14 September 2016

Rindu

Ada rasa rindu, entah untuk siapa.
Sering hadir saat keramaian
Lebih sering lagi di saat kesepian
Kadang bisa tertanggulangi di tengah kesibukan

Aku percaya
Di dalam kebaikan pasti ada cinta
Tetapi di dalam cinta bisa jadi ada kejahatan
Memelihara cinta bisa jadi memelihara kejahatan
Aku tidak mau seperti itu
Tetapi rindu ini tidak mau pergi juga

Di usiaku yang hampir 40 tahun ini
Aku sudah bosan mendengar kata cinta
Tapi kenapa aku masih bisa mengenal rindu?

10 tahun pertama aku kenal cinta orang tua kepada anak
10 tahun kedua kukenal cinta sahabat dan kerabat
10 tahun ketiga ku merasa cinta nafsu bergelora
10 tahun keempat ini kusadari aku punya cinta luar biasa
Terhadap seluruh insan, baik yang ada disekitarku maupun yang tak pernah kukenal
Paling besar cinta terhadap insan yang keluar dari tubuhku sendiri
Cinta kepada bumi dan isi ciptaan-Nya
Cinta kepada nama-nama yang hanya kubaca dalam dongeng
Cinta tak terbalas untuk orang tua yang telah tiada

Tetapi hanya rindu yang belum juga kumengerti
Rindu yang membuat hampa
Padahal rindu ini memenuhi dada

-mommy-
Ciawi, saat hujan rintik dari sore

Senin, 12 September 2016

Menulis dalam Diam

Akulah sang penulis diam
Tanpa pena tanpa kertas
Tanpa pembaca

Menulis apa yang mau kuteriakkan 
Tetapi tidak mau diketahui orang
Menulis apa yang hendak kusampaikan
Tetapi aku tidak tahu harus menyampaikan kepada siapa

Akulah manusia tanpa soulmate
Karenanya aku membutuhkanmu,
Wahai pulsa, listrik dan gadget
hekhekhek






Minggu, 11 September 2016

Cinta dan Ikhlas

Cinta adalah insting primitif semua mahluk di muka bumi ini. Rasa itu otomatis hadir saat mahluk muncul di muka bumi, sampai dia menutup mata terakhir. Cinta hadir didalam hati ada ataupun tiadanya akal/kepintaran si mahluk. Tetapi cara mengekspresikan cinta lah yang berbeda diantara mahluk tersebut. Ekspresi cinta harus dipelajari oleh si pemberi cinta. Demikian juga harus difahami oleh si penerima cinta. Ekspresi cinta membutuhkan akal sehat dan hati nurani.

Sulthan & Mimi di Desa Bangodua, Indramayu, Jawa Barat
Idul Adha, 11 September 2016


Selalu ngga pernah kuat melihat acara penyembelihan hewan kurban. Entah karena masalah gender atau karena emang takut kekerasan fisik. Sulthan, anak laki-lakiku, yang belakangan ini jadi senang menonton film2 tentara penuh kesadisan seperti Fury, G30-S-PKI dll, selalu tidak mau ketinggalan setiap kali ada acara pemotongan ini di perumahan kami.

Semoga cinta dan ikhlas yang ditunjukkan si hewan kurban bisa menjadi pelajaran untuk kami, mahluk yang berderajat lebih tinggi daripada dia, untuk senantiasa tunduk dan patuh kepada takdir yang telah disuratkan oleh Nya.

Setiap lebaran kurban, saya belajar untuk mengorbankan apa yang kita cintai. Meskipun kehidupan sulit, tetapi menyisihkan sebagian rejeki untuk membeli hewan kurban tahun depan adalah bentuk pengorbanan tak berarti kami. Pengorbanan yang kami harapkan menjadi wasilah untuk belajar mengekspresikan cinta kami kepada Nya. Belajar mengikhlaskan apa yang ada pada kami, padahal itu semua bukanlah milik kami.

Ikhlas adalah wujud sebuah keyakinan mutlak pada Sang Maha Mutlak. Ikhlas itu adalah "engkau sanggu berlari melawan dan mengejar, namun engkau memilih patuh dan tunduk. Ikhlas adalah sebuah kekuatan menundukkan diri sendiri dan semua yang engkau cintai. Ikhlas tak pernah berhitung. Ikhlas adalah ikhlas. Titik.  Nadirsyah Hosen.

Minggu, 04 September 2016

Rukun Islam (Poin tausiah 2/9/16)

Pembicara : Umi Faridah Ahmad
Tema : Rukun Islam

Fiqih itu sangat luas bahasannya antara lain:
  • cara beribadah, termasuk salah 1 nya rukun iman, rukus islam dll
  • tauhid
  • muamalah : cara berdagang dlsb
  • tata cara menikah
  • ahli waris
  • dan lain-lain

Rukun islam ada 5.

Yang pertama adalah rukun yang mengatur tentang syahidat, karen berisi tentang persaksian. Bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah. Allah yang Maha Sempurna. Bersaksi bahwa walaupun kita senang atau susah kita tetap menyembah kepadaNya.
Yakinlah bahwa setelah kesulitan akan ada kemudahan. Selalu bertobatlah. Pikir dan amati apakah ada yang salah dengan perbuatan kita, atau apakah ada rejeki kita yang tidak halal.
Bahwa Nabi Muhammad utusan Allah, bukan saja untuk umat Islam, tetapi untuk seluruh manusia.
Nabi Sulaiman sama dengan Nabi Muhammad, bisa berbicara dengan hewan. Tetapi berbeda penyebabnya. Kalau Nabi Sulaiman bisa berbicara dengan hewan karena beliau bisa berbicara dalam bahasa hewan, sedangan Nabi Muhammad SAW bisa berbicara dengan hewan karena para hewannya yng bisa bahasa Arab. Tidak hanya hewan saja, tetapi juga benda mati seperti batu, bisa berbahasa Arab.
Pada saat Nabi sakratul maut, beliau merasakan sakit yang amat sangat. Sehingga dia berdoa agar agar semua rasa sakit umatnya ditimpakan saja kepadanya. Sebelum menghembuskan nafas terakhir kalinya, kata-kata yang keluar dari mulut Nabi pun hanyalh "Ummati. Ummati... Ummati", yang artinya "ummatku" sebanyak 3x.
Mengapa sholawat nabi begitu besar manfaatnya?
Kita ibaratkan saja seperti kita mau menghadap Presiden Jokowi. Amat susah bagi rakyat biasa untuk masuk ke istana kepresidenan jika tidak memiliki 'dekingan'. Maka jika kita ingin dikabulkan doanya oleh Allah, selain bertobat, kita juga harus sering-sering bertawasul Rosul (untuk dekingan), supaya dibantu.
Tetapi sekali lagi, jika doa kita belum dikabulkan juga oleh Allah, kita tidak boleh marah, karena Allah tahu apa yang terbaik untuk kita semua mahluk-Nya.

Rukun Islam yang kedua: Sholat.
Dimulai dengan Allahu Akbar dan diakhiri dengan salam.
Rukun Islam yang paling berat adalah sholat, bukan haji. Coba saja perhatikan kenyataannya yang selama ini terlihat di sekitar kita. Memang naik haji itu mahal dan susah harus fisik yang kuat, tetapi semua orang jika mampu melaksanankannya atau ada yang menawarkan untuk naik haji pasti mau, bahkan bisa sampai berkali-kali. Tetapi tidak demikian hal nya dengan sholat.
Bagaimanapun kondisi kita, selama kita hidup, kita harus sholat. Walaupun kita tidak bisa berdiri, kita harus tetap sholat dalam keadaan duduk atau berbaring. Sampai suatu saat kita tidak bisa sholat lagi alias sudah harus disholatkan, kita masih dikenakan wajib sholat.

Rukun Islam yang ketiga: Puasa
Rukun Islam yang keempat: Zakat

Rukun Islam yang kelima: Haji.
Jika kita ingin doa kita dikabulkan, buatlah doa yang spesifik, misal: "Saya ingin naik haji tahun 2017". Tulis dan catat didalam hati kita. Diucapkan setiap hari dalam bentuk doa setiap sholat.
Selain doa kita juga harus melakukan hal pasti lainnya, yaitu USAHA. Usaha misalnya menabung setiap hari atau setiap dapat rezeki, yang diniatkan dengan tekad bulat bahwa tabungan tsb untk melaksanakan naik haji.

Umi Farida Ahmad

Maju dan Berkembanglah Karyawan-Karyawanku..!!!

Bismillahirrohmanirrohiim...

Semangat pagi ...!!!

Walapun kantor atau tempat kerja kita masih didalam rumah sederhanaku. Walaupun baju kerja yang kita pakai hanyalah baju rumahan yang dipakai ibu-ibu rumah tangga biasa jika berada di dalam rumah. Walaupun pekerjaan kita tidak terlihat besar, bahkan tetangga sebelah rumah saja sering tidak tahu bahwa kita memang benar-benar sedang bekerja. Walaupun pekerjaan kita terlihat santai, bahkan bisa disambi dengan menjaga anak, ke pasar, dan pikik sekaligus. Tetapi cita-citaku untuk usaha bersama ini dan untuk kemajuan kalian sangat besar.

Aku tidak mempunyai keinginan kalian selamanya akan bekerja kepadaku. Aku benar-benar menginginkan kalian maju bersama dengan usaha yang kurintis ini. Aku berharap kalian bisa belajar disini, mengambil ilmu sebanayak-banyaknya dan bisa menerapkannya untuk keidupan kalian sendiri kelak jika kalian sudah bisa mandiri. Aku sungguh beruntung dan bersukur saat ini bisa dibantu oleh kalian, bisa belajar juga dari kalian, dan jika diizinkan oleh Allah, bisa maju dan berkembang bersama kalian.

Memang lewat aku kalian bisa mendapatkan rezeki di dunia ini, tetapi dari kalian aku bisa mendapatkan lebih dari sekedar materi. Kita sama-sama mendapatkan pahala sebagai mahluk Tuhan yang masih bisa bermanfaat bagi mahluk lainnya. Dari kalian aku bisa mengajarkan anak-anakku tentang berbagai macam hal dengan hanya memperlihtkan kepada mereka kegiatan pekerjaan kita sehari-hari. Bahwa pekerjaan bisa diciptakan. Bahwa manusia harus bisa beradaptasi. Bahwa mahluk yang berbahagia adalah mahluk yang selalu dapat bekerjasama dengan orang disekitarnya. Dan hal-hal lainnya yang aku lupa menyebutkannya disini.

Mari karyawanku kita berkarya. Kita bekerja. Kita belajar. Setiap hari, setiap saat, sendiri atau bersama-sama. Dekat ataupun jauh. Ingatlah bahwa Tuhan sudah berkata bahwa orang yang berpengetahuan akan ditingkatkan derajatnya, dan sebaik-baik manusia adalah yang bisa bermanfaat untuk orang lain.

Amin.


C-Ruaya : Catatan dari Seorang Alumni Perikanan yang Buka Stand Bazaar :-P

Ikut reunian dengan jualan sebagai sampingannya?
Itulah kami, saya dan teman seperjuangan yang merintis karir sebagai pedagang, padahal menyandang gelar Sarjana Perikanan hehehehe...

Reuni khusus alumni Fakultas Perikanan Institut Pertanian Bogor yang diadakan tanggal 3 September 2016 ini bertempat di Gedung Graha Widya Wisuda, Kampus Darmaga, Bogor. Acara diselenggarakan dari jam 8 pagi sampai bada ashar. 

Saya dan teman saya, Sisilia, patungan membuka bazaar. Saya baju renang, Sisil bros kawat. Acara reuninya seru, ketemu teman banyak angkatan, acara jualannya rame, foto banyak, uang kumpul, kami pun semua senang. hehehehe

Sering-sering ahh ikut acara beginian lagi....





Cuma pulangnya yang ngga enak...
Perjalanan dari Dramaga menuju Ciawi macet pisannnnn... hiks hiks hiks...
Kayak ngga sampe-sampe rumah dehhhh

Mana ada tengki kebalik lagi di tol Ciawi,,, lengkaplah sudah. Tol ditutup, supir pun tertidur di pinggir jalan tol menanti pagi...

Kamis, 01 September 2016

Perjalanan Hidup Kami sebagai Teman Se-Gank

Kemarin pagi saya pergi ke pemakaman Penggilingan di Jl. Layur, Rawamangun, Jakarta Timur. Yang meninggal adalah anak tunggal salah satu teman se-gank saya di zaman SMU. Gedung SMU kami dulu letaknya persis di sebelah area pemakaman tersebut, tetapi setelah berpuluh-puluh tahun melewati areal tersebut, baru kali ini kami memasuki area tersebut, secara bersamaan pula :-D

Kami masuk SMUN 36 pada tahun ajaran 1992 di kelas 1-5. Satu angkatan sendiri terdiri dari 14 kelas, dengan 1 kelasnya terdiri dari sekitar 40 siswa. Banyak ya...? heee

Singkatnya kami menjadi akrab satu sama lain setelah beberapa hari bersama. Kebetulan juga ada teman-teman saya yang memang rumahnya berdekatan sehingga menambah keakraban kami waktu itu, kami kami sering berangkat dan pulang bersama-sama. Diantara semua teman saya, sepertinya saya yang termasuk golongan 'rakyat jelata', sehingga walhasil saya berhasil mengajak mereka sering-sering naik kendaraan umum yang waktu itu hanya ada pilihan metromini atau mikrolet. Biasanya golongan ningrat kalau ngga diantar ortu yaa minimal naik bajaj ke sekolah. Belum ada aplikasi Go-Jek atau Uber pada waktu itu :-P. Kadangkala salah satu teman saya terpaksa mengajak saya patungan naik bajaj dengan prosentase 9:1 untuk biayanya, karena hitungan yang 1 itu adalah biaya jika saya naik metromini hihihihihi...

Kami lulus dari SMU tahun 1995, artinya di tahun 2016 ini kejadian tersebut sudah terjadi 21 tahun yang lalu... Masya Allah, demi waktu...

Akhirnya kemarin saya bisa janjian dengan teman saya yang kebetulan bersuku Batak dan beragama Kristen. Dari saat pemakaman dimulai sampai acara selesai kami banyak mengobrol. Tentang masa lalu 21 tahun yang lalu dan masa kini. Dia mengatakan bahwa untuk masalah kematian dia salut kepada muslim, karena terlihat begitu tabah dan tidak ada kejadian 'histeria' seperti di budaya Batak. Selain itu kami membicarakan juga tentang masalah keluarga dan anak.

Ternyata setelah dirunut, kami berdua adalah termasuk dua orang yang beruntung dan harus bersyukur dibandingkan teman kami lainnya. Bukan bermaksud menghina atau merendahkan, tetapi lebih kepada kita sebagai manusia memang harus selalu bersyukur.

Teman kami yang anaknya dikubur adalah termasuk keluarga yang agak susah memiliki anak, sehingga saat ini ketika anaknya meninggal otomatis mereka akan sangat merasakan kekosongan yang amat sangat karena tidak ada lagi kesibukan rutin mengurus anak. Untuk ini pun kami sangat merasakan duka yang teramat dalam dan berdoa agar mereka selalu tabah dan segera diberikan pengganti anak lagi.

Teman kami yang lain, sepertinya kisah rumah tangganya kurang berjalan mulus dengan suaminya dan tidak mempunya anak, sehingga dia kembali tinggal di rumah orang tuanya. Walaupun kehidupan keuangan dan karirnya sangat bagus, kami yakin pastilah hidupnya belum terasa kumplit.

Teman kami yang satunya lagi bahkan punya pacar saja tidak *_* jadi masih tinggal sama orang tua juga. Padahal dia masih masuk dalam kategori golongan wanita manis dan cantik. Ayo ayo, siapa yang mau jadi suami teman saya yang satu ini, dijamin orangnya lucu dan bisa bikin tertawa kokkk heee

Teman kami yang satu lagi, hidupnya bergelimang harta dan memiliki yayasan sekolah, tetapi juga belum dikaruniai anak, sehingga harus mengadopsi anak orang lain.

Teman kami yang lain, kehidupan keluarganya sama seperti kami. Punya anak 2 orang lengkap dengan bapaknya. Tetapi belum seberuntung kami yang bisa dengan mudah pergi kemana-mana sendiri di siang hari tanpa ribet & ribut :-D. Yang satu harus bekerja di kantor karena sepertinya dia adalah tulang punggung keluarga, sementara perusahaan tempat dia bekerja juga termasuk instansi tidak mengizinkan karyawannya keluar kantor dengan alasan ngga penting. Yang satunya tidak bisa meninggalkan tugasnya juga sebagai 'ojek' anaknya.

Wallahu Alam. Sekali lagi, saya menuliskan kisah ini semata-mata hanya sebagai pengingat saya bahwa saya harus banyak bersyukur. Walaupun saya tidak hidup berlebihan, tetapi saya juga tidak hidup kekurangan. Saya masih bisa bermanfaat untuk orang lain (bisa menjadi wasilah rejeki asisten2 saya dirumah), dan saya juga masih bisa menulis ini a.k.a saya mempunyai sedikit ilmu kekinian. Saya mempunyai anak dan suami yang sehat lahir batin, dan itulah harta duniawi saya yang terbesar.

Semuanya itu: teman-teman se-gank, kisah pertemanan yang masih bisa kami ingat, keluarga, asisten, dan lain-lain sejalan dengan pemahaman saya bahwa betapa kuasanya Sang Pencipta. Dan betapa semua kejadian sudah diatur oleh Dia, untuk selalu mengingatkan kembali tentang kuasanya Dia.

Seperti yang selalu saya camkan dalam hati, bahwa di jaman sekarang sudah tidak ada lagi mukjizat seperti sering diceritakan dari kisah Nabi ataupun dongeng anak2, tetapi mukjizat selalu terjadi setiap hari di kehidupan kita jika kita bisa mencari dan memahaminya.

Amin yaa robbil alamin.






Senin, 29 Agustus 2016

Jadwal Kegiatan Majlis Ta'Lim Masjid Agung Harakatul Jannah 1437H

Masjid Agung Harakatul Jannah bertempat di Jl. Raya Simpang Lampu Merah Gadog, Puncak, Bogor Jawa Barat. Pada setiap hari jumat, di masjid ini diselenggarakan kegiatan rutin majlis ta'lim yang dihadiri oleh ibu-ibu yang berdomisili di sekitar masjid. Majlis ta'lim iini disingkat menjadi M-Tihaj.

Kegiatan M-Tihaj untuk tahun Islam 1437 H atau tahun masehi 2016-2017, terbagi menjadi dua yaitu:

  1. Kegiatan mingguan. Adalah kegiatan M-Tihaj yang dilaksanakan rutin  setiap minggunya. Kegiatan ini juga bisa dianggap sebagai kegiatan yang bertujuan kedalam yaitu dikhususkan untuk jamaah yang rutin mengaji setiap hari Jumat. Jadwal meliputi kegiatan mingguan dan jadwal pengisi tausiah beserta tema yang disampaikannya.
  2. Kegiatan bulanan atau kegiatan keluar, adalah kegiatan yang bertujuan untuk mensosialisakan dan mengenalkan lebih dalam tentang keberadaan M-Tihaj beserta berbagai kegiatannya, dan juga bertujuan untuk mengajak seluruh jajaran masyarakat disekitar lingkungan masjid khususnya (daerah Ciawi-Gadog-Puncak dan seterusnya), dan masyarakat pada umumnya untuk selalu mencintai masjid dan menjadikan masjid sebagai pusat peradaban dan kegiatan positif.

1. JADWAL KEGIATAN RUTIN MINGGUAN M-TIHAJ


Bulan/Minggu
Kegiatan Rutin
Pembicara Tausiah
Tema Tausiah
Zulkaidah/Agustus
Minggu I
Tadarus


Minggu II
Sholawat
H. Omon
Tegar Menghadapi Ujian
Minggu III
Tadarus
Drs. KH. Abdul Halim
Pintu Menuju Surga
Minggu IV
Acara BKMT
H. Agus Mulyana
Bersyukur dengan Rizqi
Zulhijah / September
Minggu I
Tadarus
Umi Farida Ahmad
Rukun Islam (Haji)
Minggu II
Sholawat
KH. Saifuddin Zuhri
Kiat Menggapai Haji Mabrur
Minggu III
Tadarus
Dr. Sechan Sahab
Hakikat Berkurban
Minggu IV
Acara BKMT


Muharram / Oktober
Minggu I
Tadarus
Umi Farida Ahmad
Muharram
Minggu II
Sholawat
Drs. O. Abdurrahman
Tegar Menghadapi Ujian
Minggu III
Tadarus
KH. Syarifuddin M. Mahfud
Hakikat Hijrah
Minggu IV
Acara BKMT


Safar / November
Minggu I
Tadarus
Umi Farida Ahmad
Toharoh
Minggu II
Sholawat
H. Radif Khatami MPd.
Meraih Qolbun Salim
Minggu III
Tadarus
Prof Dr. Gumilar R
Islam & Sosiologi
Minggu IV
Acara BKMT


Maulid / Desember
Minggu I
Tadarus
Umi Farida Ahmad
Rukun Iman (Rosul)
Minggu II
Sholawat
Dr. H. Lukmanul Hakim
Toleransi Agama Islam
Minggu III
Tadarus
H. Awaluddin LC MA
Rosul Rahmatan Lil Alamin
Minggu IV
Acara BKMT


 
Note:
  • Jadwal tausiah setelah bulan Desember sedang dalam proses penyusunan oleh DKM
  • Saat acara Maulid/Rajaban, kegiatan rutin mingguan dan tausiah ditiadakan
  • Pada bulan Ramadhan kegiatan mingguan diliburkan, digantikan dengan tadarus untuk khataman



2. JADWAL KEGIATAN BULANAN M-TIHAJ

Bulan
Tema
Rencana Kegiatan
Detail
PJ
Agustus/Syawal
Kemerdekaan 17 Agustus
Lomba Agustusan
-          Minggu, 28 Agustus dengan nama “Merah Putih Competition”
-          Lomba anak mewarnai, fashion show & story telling kemerdekaan.
-          Bazaar 4 meja @50,000
Herni & Sarry
September/Muharam
Idul Adha
Pembagian daging qurban
-          Senin, 12 September
-          Urus daging qurban untuk pengurus M-Tihaj
-          Panitia 10 orang
-          Budget kupon utk 50 orang. Disaring dari daftar hadir.
Bu Yayah
Oktober / Muharram
Festival Muharram
Lomba anak, remaja dan Ibu
Santunan anak yatim
-          Sabtu-Minggu, 15-16 Oktober
-          Hari 1 Lomba anak & remaja: Tahfidz, Azan, MTQ, Saritilawah, Marawis
-          Lomba berbiaya dan berhadiah uang tunai
-          Hari 2 Lomba ibu2 : Tumpeng, MC, MTQ, Saritilawah & Santunan anak yatim
-          Biaya lomba dan konsumsi dari kas M-Tihaj
-          Bazar 4 meja 2 hari @ Rp. 75,000
Bu Nur & Ummi Farida
November/ Safar
Seni, Budaya & Kreatifitas
Workshop Craft & Ecodecopage
-          Sabtu, 5 November
-          Workshop Craft adalah seni membuat bros dari batu tanpa lem , jarum dan benang oleh Ibu Sisilia dari ‘Pernik Elok’
-          Ecodecopage adalah seni membuat perlengkapan dari bahan bekas pakai oleh…
-          Acara ditujukan untuk Ibu & Anak/Remaja
-          Acara berbiaya dan hasilnya bisa dibawa pulang
-          Hasil akan dilombakan
-          Bazar @50,000
Herni & Sarry
Desember/Maulid
Maulid
Maulidan
-          Jumat, 16 Desember
-          Biaya Konsumsi dari M-Tihaj
Bu Yayah & Bu Ai
Januari/Silih Maulid
Lomba Rawi
Lomba Ibu2 Rawi
-          Jumat, 28 Januari 2017
-          Tidak berbiaya, konsumsi dan hadiah dari kas M-Tihaj
Ummi Farida
Februari / Jumadil Awal
Refreshing
Wisata Ziarah
-          Minggu, 5 Februari 2017
-          Mengunjungi…
Bu Puri & Bu Yayah
Maret/Jumadil Akhir
Parenting Knowledge
Seminar Parenting
-          Sabtu, 25 Maret
-          Pemilihan model pendidikan dan sekolah untuk anak
-          Special performance dari para juara2 dari lomba anak & remaja sebelumnya
-          Berbiaya
Herni & Sarry
April/Rajab
Rajaban
Rajaban
-          Jumat, 8 April
-          Konsumsi biaya kas M-Tihaj
Bu Fitri
Mei/Syaban
Persiapan Sanlat
Rapat & Penyusunan Strategi Informasi
-          Rapat perdana Jumat, 5 Mei
-          Penunjukkan PJ dan seksi-seksi
-          Penyusunan tugas dan tanggung jawab pengurus sanlat

Juni/Ramadhan
Sanlat
Pesantren Kilat untuk Anak & Remaja
-          Kamis-Minggu, 15-18 Juni
-          Diadakan untuk SD kelas 3 sampai SMA kelas 3
-          Berbiaya
-          Bazar 4 meja @100rb boleh 24 jam

Juli/Syawal